Menaklukkan TOEFL Listening seringkali menjadi tantangan terbesar bagi banyak peserta tes di Indonesia. Baik Anda mengambil jenis TOEFL ITP maupun iBT, kemampuan menangkap maksud pembicara dalam bahasa Inggris memerlukan teknik khusus, bukan sekadar “mendengar”.
Dalam artikel ini, toefl.id akan membedah tuntas strategi menjawab soal listening, mengenal jenis-jenis jebakan, hingga memberikan contoh soal untuk latihan Anda.
Memahami Format TOEFL Listening Section
Sebelum masuk ke strategi, Anda harus tahu apa yang Anda hadapi. Pada TOEFL ITP (yang paling umum di Indonesia), bagian Listening terdiri dari 50 soal dalam waktu sekitar 35 menit yang terbagi menjadi tiga bagian:
- Part A (Short Conversations): 30 percakapan pendek antara dua orang.
- Part B (Longer Conversations): 2 percakapan panjang dengan beberapa pertanyaan.
- Part C (Talks): Ceramah atau kuliah singkat (monolog) tentang topik akademik.
Strategi Rahasia Per Bagian
1. Part A: Fokus pada Pembicara Kedua
Pada percakapan pendek, kunci jawaban biasanya terletak pada apa yang diucapkan oleh orang kedua.
- Tips: Dengarkan baik-baik baris terakhir. Jika Anda tertinggal di baris pertama, jangan panik, fokuslah pada baris kedua untuk menemukan kesimpulan.
2. Part B & C: Antisipasi Pertanyaan
Sembari narator membacakan instruksi, manfaatkan waktu untuk melihat pilihan jawaban (A, B, C, D) di lembar soal.
- Tips: Dengan melihat pilihan jawaban, Anda bisa memprediksi topik apa yang akan dibahas (apakah tentang perkuliahan, perpustakaan, atau kehidupan sehari-hari).
3. Hindari “Sound Alikes” (Bunyi yang Mirip)
Ini adalah jebakan paling umum di TOEFL Listening. Pilihan jawaban yang mengandung kata dengan bunyi sangat mirip dengan yang Anda dengar di audio biasanya adalah jawaban salah.
- Contoh: Jika Anda mendengar kata “Department”, jangan terjebak memilih jawaban yang berisi kata “Apartment”.
Kumpulan Kata Kunci Penting (Idiom & Phrasal Verbs)
Dalam TOEFL, pembicara sering menggunakan bahasa sehari-hari atau idiom. Berikut beberapa yang sering muncul:
- “Make up your mind”: Memutuskan.
- “Turn in”: Mengumpulkan (tugas).
- “Under the weather”: Sedang tidak enak badan.
- “Call it a day”: Menyudahi pekerjaan hari ini.
Contoh Soal TOEFL Listening dan Pembahasannya
Audio Transcript: Man: “I’m thinking of taking the bus to the campus today.” Woman: “But the commute takes forever by bus!” Narrator: “What does the woman imply?”
Pilihan Jawaban: A. The man should take the bus. B. The bus is faster than walking. C. The bus journey is very slow. D. She wants to go with the man.
Kunci Jawaban & Analisis: Jawaban yang benar adalah C. Kata kunci ada pada “takes forever” yang merupakan idiom untuk menunjukkan sesuatu yang sangat lama atau lambat.
Simulasi Soal TOEFL Listening + Script
Belum punya aksesnya?
Buka dulu aksesnya: Di sini
Tips Meningkatkan Skor Listening secara Mandiri
Untuk mendapatkan skor maksimal di toefl.id, latihan konsistensi adalah kunci. Berikut langkahnya:
- Dengarkan Audio TOEFL Listening bersamaan dengan scriptnya: Percayalah! cara paling cepat dan jitu adalah langsung praktek mendengarkan audio mp3 soal toefl listening bersamaan dengan menyimak teks/script percakapannya sehingga terjadi sinkronisasi antara audio/suara yang anda dengar dengan teks yang anda lihat melalui indera pengelihatan anda lalu diproses bersamaan di otak. Proses bersamaan ini sangat efektif membantu percepatan penguasaan listening. Kabar baiknya, TOEFL.ID menyediakan latihan itu. Cuplikan nya ada di contoh soal di atas. Anda bisa mengakses semua latihan soal tersebut cukup dengan 20 Ribu rupiah saja. Di sini akses Soal TOEFL Listening nya.
- Catat Kata Baru: Setiap kali menemukan kosakata asing saat latihan, tulis dan cari artinya.
- Simulasi Real-Time: Gunakan timer saat mengerjakan latihan soal agar terbiasa dengan tekanan waktu.
Kesimpulan
Menguasai TOEFL Listening bukan tentang seberapa hebat Anda menerjemahkan setiap kata, melainkan seberapa paham Anda akan konteks dan strategi eliminasi jawaban. Teruslah berlatih dengan materi-materi terbaru hanya di toefl.id.